Breaking News
HPN 2026, Kontes Lele dan Pameran UMKM siap Digelar di Lamongan MTs N 2 Sidoarjo Bantah Ada Pungutan, Sebut Uang Rp 2,5 Juta Adalah Jariyah Deka Fest dan Sketsa Preneur Festival Digelar, Membangun Kepercayaan Diri Berkreasi serta Berkreativitas Penindakan Operasi Zebra Semeru 2025 Pelanggar ETLE Meningkat 3.206 Persen Cegah Kebutaan, PWI Lamongan Promotori Kesehatan Mata Prioritas, Dinas PUBM Tuntaskan Proyek Ruas Jalan dan Usulan Jembatan Bongkar Dugaan Korupsi Pajak, Kejagung Cegah Mantan Pejabat Dirjen Pajak Optimalisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Ekstensifikasi PBJT-Jasa Perhotelan Ada Pasien Tercover Program Laserku Gagal Terima Manfaat ? Kilas Balik Proses Digitalisasi SPMB Kota Soto, Kepala SMA N 3  Lamongan Irit Berkomentar
asatunet.com
Indeks
asatunet.com
HUT RI 80 LA
KPK   POLRI   kejaksaan
  • Home
  • INVESTIGASI
  • KULINER
  • ADVETORIAL
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN & BUDAYA
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • DESAKU
Home Berita Jawa Timur Jagung PRG Diklaim Halal dan Berorientasi Dongkrak Laba

Jagung PRG Diklaim Halal dan Berorientasi Dongkrak Laba

Berita Jawa Timur 10 Juni 2025 19:46:00 Penulis : nan/riz
banner 120x600

Lamongan, Asatunet.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag RI, Dr Ir Ahmad Haikal Hasan Baras, saat menghadiri panen jagung, di Desa Banyubang Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, hari ini menilai Jagung hasil rekayasa genetik  (PRG) 100 persen halal.

Bukan tanpa alasan, hal itu menjawab keraguan sebagian masyarakat terhadap status hasil tehnologi rekayasa genetik. Selain itu, produk tersebut tidak memerlukan sertifikat halal karena sudah termasuk dalam daftar positif (positif list) BPJPH.

“Ini halal 100 persen. Termasuk benihnya. Tidak perlu disertifikasi lagi karena sejak dari benih hingga panen tidak ada unsur haramnya. Jangan direkayasa lagi dengan kata-kata ini mengandung ini atau itu. Ini jagung kok,” ujarnya.

Jagung itu tidak hanya unggul dari sisi kehalal-an, namun juga menjawab tantangan ketahanan pangan nasional, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

“Jagung kalau  diberi merk babi ya tetap halal, tapi babi diberi merk jagung tetap namanya haram. Disini saya sudah coba, jagung bakar, rebus, es krim jagung semua aman. Ini yang kita butuhkan hari ini,” katanya.

Setelah itu, Ahmad Haikal rencananya bakal memulai mensosialisasikan secara nasional. Pemerintah mendorong benih-benih unggul ini sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan yang berdaulat dan berkelanjutan.

“Kami tegaskan lagi, ini halal. Termasuk bibitnya. Ini bukan hanya soal kehalalan, tapi juga masa depan pangan bangsa kita,” tuturnya.

Sementara, dalam panen perdana di Banyubang ini, hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurut Kepala Desa Banyubang, Mohammad Rokib, hasil panen mencapai 11 hingga 11,5 ton per hektar, meningkat sekitar 16–20 persen dibanding jagung konvensional.

“Harga benih hanya selisih 10-15 ribu dengan jagung konvensional, tapi butirannya jumlahnya lebih banyak PRG, dari satu tongkol saja, rata-rata ada 18 baris, dan setiap baris sekitar 45 biji. Ini jelas lebih padat dan bernas dibanding konvensional,” katanya

Selain hasil panen yang tinggi, jagung hasil rekayasa genetik ini juga lebih tahan terhadap hama dan perubahan cuaca ekstrem, sehingga mengurangi kebutuhan akan pestisida.

“Kalau biasanya petani harus tiga kali semprot untuk gulma, dengan jagung PRG (produk rekayasa genetik) ini cukup satu kali di awal tanam. Biaya produksi otomatis turun,” tutur Rokib.

Di masa tanam kedua ini, dikatakan Rokib ditanam di lahan seluas 10 hektar. “Ini uji coba kedua, penanaman yang kedua hasilnya lebih baik, ini jenis PRG,” ucapnya.

Dampak ekonomi juga dirasakan langsung oleh petani. Dengan hasil panen yang lebih tinggi dan biaya produksi yang lebih rendah, petani memperoleh tambahan penghasilan hingga Rp 5,5 juta per hektar. “Hasil panen nya peningkatan 15-20 persen, harga jagung relatif stabil. Keuntungan petani Rp 20 - 25 juta,” tuturnya

Sementara Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Mohamad Yadi Sofyan Noor, yang hadir dalam kegiatan panen tersebut sangat mendukung tehnologi yang sangat membantu petani dan lagi dia  menyebut hal ini sebagai sejarah baru dalam dunia pertanian Indonesia.

Ia juga memastikan jagung hasil rekayasa ini sudah diuji coba di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan, dan menunjukkan hasil yang sangat baik.

Sementara, Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengapresiasi capaian ini dan mendorong perluasan penggunaan jagung hasil rekayasa genetik ke seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.

“Ini solusi riil. Halal, produktif, dan hemat biaya. Kami akan terus melakukan evaluasi berbasis pentahelix: pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media,” ungkap Dirham.

Bantu kami dengan membagikan berita ini melalui :
Tags :

BERITA TERKAIT

Cegah Kebutaan, PWI Lamongan Promotori Kesehatan Mata
Cegah Kebutaan, PWI Lamongan Promotori Kesehatan Mata

Lamongan, Asatunet.com – Sebagai wujud memerangi rabun atau kebutaan bagi lanjut... Selengkapnya » …

Prioritas, Dinas PUBM Tuntaskan Proyek Ruas Jalan dan Usulan Jembatan
Prioritas, Dinas PUBM Tuntaskan Proyek Ruas Jalan dan Usulan Jembatan

Lamongan, Asatunet.com – Proyek strategis rekontruksi jalan terus digeber Dinas... Selengkapnya » …

Optimalisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Ekstensifikasi PBJT-Jasa Perhotelan
Optimalisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Ekstensifikasi PBJT-Jasa Perhotelan

Lamongan, Asatunet.com – Salah satu tolak ukur keberhasilan percepatan peningkatan... Selengkapnya » …

Ada Pasien Tercover Program Laserku Gagal Terima Manfaat ?
Ada Pasien Tercover Program Laserku Gagal Terima Manfaat ?

Lamongan, Asatunet.com – Salah satu program inovasi Bupati Lamongan, Yuhronur... Selengkapnya » …

Kilas Balik Proses Digitalisasi SPMB Kota Soto, Kepala SMA N 3  Lamongan Irit Berkomentar
Kilas Balik Proses Digitalisasi SPMB Kota Soto, Kepala SMA N 3  Lamongan Irit Berkomentar

Lamongan, Asatunet.com – Masih seputar publikasi sebelumnya tertanggal 03 November... Selengkapnya » …

Pentingnya Perpajakan Keuangan Desa, Begini Harapan Kanwil DJP Jatim II
Pentingnya Perpajakan Keuangan Desa, Begini Harapan Kanwil DJP Jatim II

Lamongan, Asatunet.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak ( Kanwil DJP)... Selengkapnya » …

BANNER PU BINA MARGA
HUT PROV JATIM
KOMINFO

MELEK HUKUM

  • Masyarakat Punya Hak Sengketakan Badan Publik
    Sekitar 1 tahun yang lalu
    Masyarakat Punya Hak Sengketakan Badan Publik
  • Penggugat dan Tergugat Wajib Datang di Persidangan Gugatan Sederhana
    Sekitar 1 tahun yang lalu
    Penggugat dan Tergugat Wajib Datang di Persidangan Gugatan Sederhana
Lebih Banyak

HOT NEWS

  • HPN 2026, Kontes Lele dan Pameran UMKM siap Digelar di Lamongan
    Sekitar 2 hari yang lalu
    HPN 2026, Kontes Lele dan Pameran UMKM siap Digelar di Lamongan
  • MTs N 2 Sidoarjo Bantah Ada Pungutan, Sebut Uang Rp 2,5 Juta Adalah Jariyah
    Sekitar 7 hari yang lalu
    MTs N 2 Sidoarjo Bantah Ada Pungutan, Sebut Uang Rp 2,5 Juta Adalah Jariyah
  • Deka Fest dan Sketsa Preneur Festival Digelar, Membangun Kepercayaan Diri Berkreasi serta Berkreativitas
    Sekitar 2 bulan yang lalu
    Deka Fest dan Sketsa Preneur Festival Digelar, Membangun Kepercayaan Diri Berkreasi serta Berkreativitas
SMA N 2 display

PROFIL & OPINI

  • Ingat ! Jangan Lupakan Budaya Leluhur Kita
    Ingat ! Jangan Lupakan Budaya Leluhur Kita
  • Mahal Mana Bus Sekolah atau Masa Depan Pelajar ?
    Mahal Mana Bus Sekolah atau Masa Depan Pelajar ?
  • Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Wartawan
    Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Wartawan
  • Menunggu Hasil Sengketa Pilkada Lamongan, Bijaklah Berpendapat di Medsos
    Menunggu Hasil Sengketa Pilkada Lamongan, Bijaklah Berpendapat di Medsos
Lebih Banyak

BERITA POPULER

  • 1
    22 Juni 2023
    Petugas Gabungan Sapu Bersih Pijat Plus-plus dan Karaoke Ilegal di Jalur Pantura Tuban
  • 2
    07 Desember 2022
    Lamongan Bakal Punya Jalan Tol, Begini Gambarannya
  • 3
    30 September 2022
    Piutang Pemkab Pasuruan Tembus Hingga Rp 17,2 Miliar, Lujeng Sudarto Menduga Ada Keterlibatan Mafia Pajak ?
  • 4
    22 Oktober 2022
    Kabar Baik, IGTKI-PGRI Kabupaten Lamongan Bangun Gedung Sekretariat
  • 5
    08 Oktober 2022
    Ini yang Dilakukan Gubernur Jatim saat Peringati HUT ke-77 Pemprov Jatim
  • 6
    30 Oktober 2022
    Gila, Komplotan Maling di Mojokerto ini Berani Sikat Aset PT KAI!
  • 7
    22 Februari 2023
    Disdikpora Bantul Tolak para Atlet UTI Pro Ikuti Gelaran PORPel 2023, Kenapa?
  • 8
    17 Oktober 2022
    JPU Perkara Dugaan Tambang Illegal Mining Minta Hakim Tolak Seluruh Eksepsi Terdakwa 
  • 9
    24 November 2022
    Harumkan Kota Soto, Para Atlet Lamongan Digerojok Bonus
  • 10
    12 Oktober 2022
    Apes, Belasan Tersangka Curat dan Curanmor Keok

ADVERTORIAL

  • Prioritas, Dinas PUBM Tuntaskan Proyek Ruas Jalan dan Usulan Jembatan
    Prioritas, Dinas PUBM Tuntaskan Proyek Ruas Jalan dan Usulan Jembatan
  • Optimalisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Ekstensifikasi PBJT-Jasa Perhotelan
    Optimalisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Ekstensifikasi PBJT-Jasa Perhotelan
  • Segera Cek Kesehatan di Poli MCU RSUD dr Soegiri, Ada Paket Mini Lo !
    Segera Cek Kesehatan di Poli MCU RSUD dr Soegiri, Ada Paket Mini Lo !
  • Dikomplain Masyarakat, Komisi C DPRD Lamongan Turun Gunung Pantau JLU
    Dikomplain Masyarakat, Komisi C DPRD Lamongan Turun Gunung Pantau JLU
  • RSUD dr Soegiri Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Masalah Gigi dan Mulut
    RSUD dr Soegiri Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Masalah Gigi dan Mulut
Lebih Banyak
asatunet.com
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
© 2022 asatunet.com - ALL RIGHTS RESERVED
  • Home
  • INVESTIGASI
  • KULINER
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN & BUDAYA
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • DESAKU
  • Redaksi