Mojokerto, Asatunet.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto, menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Panwaslu, PPK Divisi Data dan PPK Divisi Sosdiklih Parmas SDM se-Kabupaten Mojokerto di salah satu hotel di Kecamatan Trawas, yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB, kemarin.
Dalam agenda tersebut, dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal, dan anggota Denny Mustopa Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, anggota Savitri Rindyana Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, dan anggota Syifa’uddin Koordinator SDM, Organisasi dan Diklat.
Bawaslu menghadirkan, Ahmad Zudi, selaku praktisi dan eks anggota Bawaslu Kabupaten Lamongan periode 2018-2023, dan anggota KPU Kabupaten Mojokerto Ahamd Febrianto, selaku Komisioner Divisi Data.
Kepada jajaran Panwaslu, PPK Divisi Data dan PPK Divisi Sosdiklih Parmas SDM se-Kabupaten Mojokerto, Dody, meminta agar kawan-kawan terus saling bekerjasama dalam arti bukan menghilangkan tupoksinya masing-masing.
“Kita ketahui bahwa, kawan-kawan jajaran KPU itu nantinya akan kaitannya dengan hal-hal teknis. Maka kawan-kawan Panwascam, kaitannya pengawasan setiap tahapan. Harapannya tetap ada hubungan timbal balik, di Panwascam juga mengawasi. Artinya data yang diawasi, jangan diberikan kepada Panwascam agar Panwascam juga bekerja,” tegas alumni Universitas Jember Fakultas Hukum ini.
Dody menambahkan, apabila tidak ada kontrol maka ini juga berbahaya tapi tidak mengurangi arti dari Pemilukada. “Kondusifitas kita utamakan. Saya berharap ini menjadi sebuah awalan karena saya pikir wajah-wajah baru dan wajah-wajah lama, tetap ada pada bagian penyelenggara adhoc kesempatan kali ini. Saya yakin juga di jajaran KPU, banyak yang baru juga dan ada yang lama,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto.
Sedangkan, dalam kesempatan itu pula, Denny Mustopa, selaku anggota Bawaslu berharap dari rapat koordinasi tersebut menjadi ajang diskusi untuk bisa menemukan gagasan baru. "Jika ada ketidak samaan antara Panwascam bisa diselesaikan disini," ujar Denny yang juga aktof dalam organisasi mahasiswa HMI ini.
Sementara Savitri Rindyana mengatakan, Alhamdulillah hari ini kali pertama jajaran Bawaslu Panwascam dan jajaran KPU yaitu PPK dalam pemilihan kepala daerah 2024 duduk bersama.
“Dengan harapan kita dapat bersinergi. Kemarin untuk KPU, Bawaslu, Kesbangpol dan LO parpol mengadakan ngopi bareng untuk mencairkan suasana. Di tingkat kabupaten bisa bersinergi dengan baik, dengan harapan pilkada nanti bisa berjalan dengan aman, lancar dan damai,” ungkap perempuan berhijab yang akrab disapa Rindi ini.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu ini menggagas kegiatan cangkruk’an Panwascam maupun PPK. “Cangkeman, Ngopi dan Rokokan. Jadi dengan suasana yang mencair, bisa berkoordinasi tanpa adanya gontok-gontokan. Jadi sinergitas itu sangat diperlukan data pilkada ini. Pilkada 2024 ini adalah hajat kita bersama,” jelas Rindi.









