Lamongan, asatunet.com - Ternyata di Lamongan banyak potensi desa yang bisa di nikmati. Termasuk wisata edukasi yang bernuansa pedesaan. Di Kecamatan Kalitengah contohnya. Melalui Wisata Edukasi Kalitengah (WEK), itu diyakini bisa menjadi embrio desa wisata integritas di Lamongan.
Hal itu seperti dikatakan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat bersama perangkat desa dan jajaran Pemkab Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat merasakan exsperience dengan mengunjungi showroom kopiah untuk melihat langsung hasil kerajinan beragam kopiah di Desa Pengangsalan.
Kemudian berlanjut mengunjungi Stasiun Kuliner Canditunggal Kalitengah (SKCK) di Desa Canditunggal yang menawarkan berbagai macam sajian kuliner yang menggugah selera.
Tak cukup disitu, selain berburu kopiah dan kuliner, semisal wisatawan yang berkunjung ke WEK bisa melanjutkan perjalanan ke wisata Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Pemanfaatan Taman Obat Tradisional Keluarga (Toga) Keningkir di Desa Buntungan.
Dan jika belum puas berkeliling desa, wisatawan juga bisa mengunjungi pertanian hidroponik di Desa Kediren dan dilanjutkan ke Desa Cluring untuk melihat langsung proses pengasapan telur asin sabiq bejo.
“Wisata Edukasi Kalitengah ini sesuatu yang luar biasa, ini bisa menjadi contoh kecamatan-kecamatan lain. Apalagi ini sudah terangkai tinggal bagaimana kita mempromosikan dan menarasikan untuk mengajak orang berkunjung kesini,” tutur Yuhronur saat melaunching WEK di Pendopo Kecamatan Kalitengah, Minggu (24/7).
Dengan berbagai pembinaan, Yuhronur yakin WEK akan diminati masyarakat. Bahkan WEK menjadi embrio desa wisata integritas di Lamongan.
“Wisata ini berangkai, dari satu titik ke titik lain dan sudah legend. Saya yakin dengan banyak sentuhan akan menjadi wisata yang diminati masyarakat. Termasuk kopiah Desa Pengangsalan, bisa jadi kopiah yang saya beli di Madinah dari sini. Inilah pentingnya membuat narasi, sehingga kalau orang tidak menggunakan kopiah dari Pengangsalan tidak cocok,” ujarnya.
Sementara itu, agar WEK terus berkembang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan diperintahkan untuk memberikan pembinaan sehingga bisa menjadi contoh desa wisata lainnya.
“Ini menjadi embrio yang sangat luar biasa, untuk tidak berhenti mempromosikan dan memelihara wisata ini menjadi jujukan wisata berantai. Disparbud untuk terus membina bahkan saya juga terus mendorong agar desa-desa di Lamongan menjadi desa mandiri,” pungkasnya.
Editor : Yudi









