Mojokerto, Asatunet.com – Tentang beredarnya kabar tentang munculnya akun media sosial mengatasnamakan Walikota dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Cak Sandi, sapaan akrab Wakil Walikota Rachman Sidharta Arisandi memastikan itu akun palsu.
Hal itu dijelaskan kepada awak media saat dihubungi, Rabu (23/07) pagi. Pihaknya memastikan akun tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dan meminta masyarakat lebih hati hati mengkonsumsi sebuah informasi.
Menurutnya, hal itu diketahui jika beberapa laporan sudah masuk kepadanya. Disebutkannya bahwa akun-akun palsu yang dimaksud awalnya berisi pesan yang secara kasat mata terlihat normal.
“Namun saat ditanggapi, akun yang muncul pada platform Whatsapp maupun Facebook ini tiba-tiba meminta sejumlah dana dengan alasan keperluan mendesak,” terang Cak Sandi.
Selain itu, dari beberapa keterangan informasi yang diterima, akun palsu tersebut tidak hanya menyasar warga biasa, namun juga beberapa pejabat. Isi pesan yang diterima juga sama, soal permintaan sejumlah dana.
Sementara, dirinya memastikan bahwa akun itu palsu lantaran informasi itu sudah terkonfirmasi. “Ibu Walikota sudah kami konfirmasi, itu bukan akun beliau. Bukan juga akun kami. Kami imbau jangan mudah percaya,” tegasnya.
Atas apa yang sudah beredar Cak Sandi mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyampaikan kepada masyarakat untuk waspada. “Upaya konfirmasi bisa dilakukan melalui media sosial resmi Dinas Kominfo Kota Mojokerto yakni @kominfo_kotamojokerto atau akun pribadi Cak Sandi yaitu @caksandi,” ujarnya.
Kembali dikatakan bahwa masyakat diminta jangan mudah percaya bila ada akun akun liar yang mencatut pejabat apalagi endingnya tiba tiba meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.









